Aku pernah jatuh dan sangat marah.
Aku pernah jatuh dan sangat marah. - Pulanglah, Pintu Rumahmu Belum Dikunci - Rupanya kisah kita belum selesai dari ingatanku. Aku kira Ketika lewat depan rumahmu, aku akan baik-baik saja. Benar bibirku tersenyum, tapi tidak dengan egoku. Lama tak mendengar kabarmu. Lama juga tak ada cerita tentangmu. Semoga kamu telah benar-benar pulang ke rumahmu. Semoga benar kau memperbaiki lampu teras yang dulu padam. Semoga juga benar kau bercakap manis dengan seorang Wanita di dalam rumah itu. Semoga kau benar-benar pulang. Sayangnya aku sempat lewat pada siang hari, tidak benar-benar tahu apakah benar lampu terasmu sudah benar-benar menyala. Aku terlalu sungkan untuk bertanya pada orang-orang di sekitarmu. Benar, ada kisah kita yang belum selesai dari ingatanku. Namun pelan-pelan semua akan aku tuntaskan. Aku telah membuat sebuah keputusan baru dalam hidupku. Aku akan Kembali menabung untuk mimpi yang belasan tahun lalu kubur dengan sadarku. Aku merencanakan sebuah "study" yang akan...